Salah satu gangguan seksual yang sering dihadapi wanita adalah
frigid. Frigid adalah kata Inggris "not showing any sexual desire or
response in a woman". Dari sudut kedokteran-seksual diartikan sebagai
gangguan mencapai orgasme. Yang jelas, wanita tidak bisa mencapai
kenikmatan seksual. Biasanya, masalah ini membuat sulitnya mencapai
orgasme pada saat berhubungan intim. Gangguan ini bisa mengakibatkan
nyeri. Penyebabnya bisa karena faktor psikis dan faktor fisik. Bila
sudah dicumbui tetapi vagina tidak mengeluarkan cairan dan kejadian ini
secara terus menerus atau berulang, maka ini bisa dikatakan FRIGID.Saat perempuan tak ingin bercinta, mereka akan menyebut berbagai alasan, mulai dari pening hingga terlalu lelah. Tetapi ada alasan medis atas sikap perempuan yang mencari-cari alasan sehingga mereka tidak perlu bercinta dengan pasangannya. Mulai dari faktor usia hingga kondisi psikis kerap dituding sebagai penyebab utama menurunnya gairah seksual. Kurangnya harmonisasi dengan suami akibat tingkah laku suami yang menyakiti hatinya juga bisa menyebabkan frigid.
Beberapa pemicu umum yang menyebabkan gairah pada wanita meredup :
1. Kontrasepsi Oral
Alat penunda kehamilan berbentuk pil ini memang kerap melemahkan gairah seks pada wanita. Ketika Anda sedang mengkonsumsi pil ini, ovulasi akan berhenti selama beberapa pekan, bahkan bulan. Kemudian saat itu, kadar hormon dalam tubuh juga menurun.
2. Melahirkan dan Menyusui
Saat melahirkan (normal) saraf dan otot panggung akan meregang dan bahkan dapat terluka karena adanya tekanan. Hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan sensitifitas pada organ vital.
Tak hanya itu, saat menyusui kadar estrogen yang menjaga keluarnya pelumas dalam organ intim wanita pun juga akan berkurang. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit saat penetrasi.
3. Perubahan bentuk tubuh
Pasca melahirkan umumnya tubuh wanita mengalami perubahan fisik. Mulai dari pinggul yang mulai melebar, berat badan bertambah naik, serta bentuk payudara yang sering dianggap tak menarik lagi. Hal ini pastinya kerap menjadi pembunuh dorongan seksual.
4. Stres
Beberapa wanita mungkin akan mengalami tekanan dalam berbagai macam hal. Mulai dari pemenuhan kebutuhan rumah tangga, tekanan pasca melahirkan, hingga beban pekerjaan yang harus segera diselesaikan.
Hal ini dapat mengganggu untuk fokus dalam menikmati kehidupan seks secara mental. Terlebih lagi ketika Anda dibebankan dengan mengurus bayi ditambah harus mengurus hal lain, termasuk berhubungan seksual.
Serangan stres juga menyebabkan hormon kortisol naik dan kemudian mempengaruhi kadar hormon lainnya (tetosteron dan estrogen) yang menyebabkan terjadinya penurunan libido.
Untuk mengatasi penurunan libido pada wanita, konsumsi LADYFEM akan sangat membantu.
Kunjungi toko online resmi LADYFEM : Toko LadyFem